Dashboard

NusaLink Utama
Mode Impersonate Aktif. Anda sedang mengakses database: ISP.

Skema Infrastruktur Aktif

0
OLT
0
ODC
0
ODP
0
Customer
Skema di atas menunjukkan rantai distribusi optik dari OLT (Central) ke ODC (Kabinet), lalu didistribusikan ke ODP (Kotak Tiang) untuk disambungkan ke Customer (Pelanggan).

Aktivitas Lapangan Terbaru

OLT (Optical Line Terminal)
ODC (Optical Dist. Cabinet)
ODP (Optical Dist. Point)
Customer (Pelanggan)
Tiang (Pole)
Kode Area Nama Area Deskripsi Jumlah OLT Aksi
Nama OLT Area Merk / Brand IP Address GPON/EPON Ports Koordinat Status Teknisi PIC Aksi
Nama ODC Sumber Koneksi Rasio Splitter Koordinat Jumlah ODP Status Teknisi PIC Aksi
Nama ODP Koneksi ODC Rasio Splitter Koordinat Port Terisi Status Teknisi PIC Aksi
Nama Tiang Area Koordinat Deskripsi / Tinggi / Bahan Status Aksi
Nama POP Area Kapasitas SFP Koordinat Deskripsi / Rak Info Status Aksi
Nama Joint Closure Area Kapasitas Splice Koordinat Deskripsi / Tray Info Status Aksi
Nama Kabel Backbone Node Asal Node Tujuan Kapasitas Core Keterangan Rute Status Aksi
Nama Customer Kontak Alamat ODP Terhubung Port ODP Redaman Koordinat Status Aksi
Nama Lengkap Username No. Telepon Role Akses Status Tugas Aksi
ID ISP Kode ISP Nama Perusahaan Kapasitas DB No. Telepon Alamat Lengkap Aksi

Reset Seluruh Sistem & Data

TINDAKAN SANGAT BERBAHAYA

PENTING: Harap Baca Dengan Seksama Sebelum Melanjutkan!

Tindakan ini akan mereset seluruh database MyISP SaaS ke keadaan awal (bersih) di backend Supabase secara permanen:

  • Semua skema dinamis (tenant) yang berawalan isp_ selain isp_nlu akan DIHAPUS secara permanen (CASCADE).
  • Tabel master ISP (public.isps) akan dikosongkan secara keseluruhan.
  • Skema utama isp_nlu akan dibuat ulang dari awal dengan skema tabel relasional yang bersih tanpa data transaksi/dummy.
  • Hanya akun Superadmin admin@bitkonek.com (password: Login4dmin) yang akan dibuatkan kembali agar Anda tetap dapat login.
  • Mode LocalStorage: Jika aplikasi berjalan di mode LocalStorage, semua data browser juga akan dibersihkan dan diinisialisasi ulang ke data awal NLU dan Superadmin saja.
Catatan: Tindakan ini TIDAK dapat dibatalkan. Seluruh data transaksi, customer, teknisi, ODP, ODC, dan OLT pada ISP lain akan hilang selamanya.

Master Paket SaaS

Nama Paket Harga Bulanan Max Area Max OLT Max Pelanggan Max Mikrotik Aksi
Kode Tenant Nama Usaha / ISP Telepon Admin Status SaaS Sisa Waktu Aksi
Tanggal Pelanggan Tipe Tiket Teknisi Detail & Solusi Status Aksi

Arsip & Riwayat Tiket

Tanggal Tiket Pelanggan Tipe Tiket Teknisi Detail / Alasan Status Aksi

Daftar Router (Mikrotik)

Kelola semua router Mikrotik yang tergabung dalam ISP ini. Satu ISP bisa memiliki lebih dari satu router (NAS, BGP, Distribusi, dll).

Nama Router / Fungsi Host / IP Address Port API Status Koneksi Mode Aksi

Info Langganan & Billing

Riwayat Pembayaran & Perpanjangan

Tanggal Transaksi Paket / Deskripsi Nominal Pembayaran Status Transaksi Sisa Waktu Awal -> Akhir Aksi

Panduan Resmi Perhitungan KPI Karyawan

Formulasi, pembobotan, dan metrik kinerja operasional digital ISP

Formulasi Dasar Perhitungan KPI

Sistem menghitung skor akhir KPI untuk setiap staf secara otomatis berdasarkan tiga dimensi penilaian utama: Produktivitas (Volume Kontribusi), Kualitas Kerja (Indikator Kualitas), dan Kecepatan Penyelesaian (SLA).

Skor Akhir KPI = (Produktivitas × 40%) + (Kualitas × 30%) + (Kecepatan × 30%)

Teknisi Lapangan

Metrik Teknis & SLA Lapangan
1. Produktivitas (Bobot 40%) Maks 100

Diambil dari akumulasi volume penyelesaian tiket:

  • Pemasangan Baru: +15 poin / tiket
  • Penanganan Gangguan: +10 poin / tiket
  • Gangguan Massal: +25 poin / tiket
  • Pemasangan Tambah ODC: +15 poin / ODC
  • Pemasangan Tambah ODP: +12 poin / ODP
  • Pekerjaan Tanam Tiang: +20 poin / tiang
  • Perbaikan Tiang: +10 poin / tiket
2. Kualitas Kerja (Bobot 30%) Redaman dB

Nilai rata-rata redaman akhir dropcore yang diukur di sisi pelanggan:

  • Redaman ≤ 20 dB: 100 Poin (Sempurna)
  • Redaman 21 - 23 dB: 90 Poin (Sangat Baik)
  • Redaman 24 - 25 dB: 80 Poin (Standar Kerja)
  • Redaman 26 - 28 dB: 65 Poin (Perlu Perbaikan)
  • Redaman > 28 dB: 45 Poin (Redaman Buruk)
  • Default (tanpa data): 95 Poin
3. Kecepatan / SLA (Bobot 30%) Durasi Kerja

Rata-rata waktu penyelesaian tiket sejak ditugaskan s.d selesai:

  • Waktu Kerja ≤ 2 Jam: 100 Poin (Instan)
  • Waktu Kerja 3 - 6 Jam: 90 Poin (Cepat)
  • Waktu Kerja 7 - 24 Jam: 80 Poin (Tepat Waktu)
  • Waktu Kerja 25 - 48 Jam: 65 Poin (Terlambat)
  • Waktu Kerja > 48 Jam: 50 Poin (Sangat Lambat)
  • Default (tanpa tiket): 100 Poin

Customer Service

Metrik Pelayanan & Administrasi
1. Produktivitas (Bobot 40%) Maks 100

Dihitung dari jumlah laporan aduan atau registrasi pemasangan yang berhasil diinput CS ke dalam sistem:

  • Poin per Input Laporan: +10 poin / tiket
  • Skor maksimal 100 dicapai dengan menginput 10 tiket dalam periode KPI yang ditentukan.
2. Kualitas Administrasi (Bobot 30%) Kerapian Deskripsi

Diukur dari kelengkapan penulisan kronologi / deskripsi masalah keluhan pelanggan agar detail dan informatif bagi staf teknisi:

  • Rata-rata deskripsi aduan ≥ 15 karakter: 95 Poin (Sangat Jelas)
  • Rata-rata deskripsi aduan < 15 karakter: 80 Poin (Kurang Informatif)
  • Default (jika belum menginput tiket): 85 Poin
3. Kecepatan Eskalasi (Bobot 30%) SLA Handover

Waktu respons serah terima laporan aduan dari pelanggan ke grup dispatch/teknisi lapangan:

  • Memiliki tiket yang diinput: 95 Poin (Responsif)
  • Tanpa tiket yang diinput (non-aktif): 85 Poin

Marketing / Sales

Metrik Penjualan & Konversi Prospek
1. Produktivitas (Bobot 40%) Maks 100

Diukur dari total kuantitas pendaftaran pelanggan baru yang diajukan oleh agen marketing:

  • Poin per Registrasi Baru: +25 poin / pelanggan
  • Skor maksimal 100 dicapai dengan mendaftarkan minimal 4 pelanggan baru dalam rentang periode KPI.
2. Kualitas Konversi (Bobot 30%) Rasio Pelanggan Aktif

Rasio konversi pendaftaran pelanggan baru yang berhasil aktif berbayar dari total pendaftaran:

  • Rasio dihitung persentase pelanggan berstatus Active, On-Duty, atau Instalasi dibanding total pendaftaran.
  • Rasio 100% Aktif: 100 Poin
  • Default (jika belum mendaftarkan pelanggan): 85 Poin
3. SLA Pemasangan Awal (Bobot 30%) Waktu Aktivasi

Rata-rata durasi penyelesaian pemasangan dropcore oleh teknisi untuk pelanggan yang didaftarkan marketing:

  • Rata-rata durasi pasang ≤ 24 Jam: 95 Poin (Sangat Cepat)
  • Rata-rata durasi pasang 25 - 48 Jam: 85 Poin (Standar)
  • Rata-rata durasi pasang > 48 Jam: 70 Poin (Lambat)
  • Default (jika tidak ada data instalasi selesai): 90 Poin

Supervisor Lapangan

Metrik Pengawasan & Rata-rata Tim
Evaluasi Kinerja Pengawasan Rata-rata Tim

Supervisor bertanggung jawab penuh atas efisiensi dan standar teknis dari seluruh tim teknisi lapangan di bawah area penugasannya. Oleh karena itu, KPI dihitung dari rata-rata kinerja kumulatif timnya:

  • Skor Akhir KPI: Rata-rata dari skor KPI akhir seluruh Teknisi Lapangan di wilayah pengawasannya.
  • Sub-Skor Produktivitas: Rata-rata produktivitas (volume penyelesaian tiket) dari tim teknisi.
  • Sub-Skor Kualitas: Rata-rata redaman dB instalasi baru dropcore oleh tim teknisi.
  • Sub-Skor Kecepatan: Rata-rata SLA respon durasi pengerjaan tiket oleh tim teknisi.

Manager Area

Metrik Regional Berbobot
Evaluasi Kepala Regional Weighted Averages

KPI dihitung secara bertingkat (weighted averages) dari seluruh divisi staf operasional di bawah naungan wilayah regional kerjanya untuk mengukur efektivitas kepemimpinan:

KPI = (CS × 20%) + (Mkt × 40%) + (Teknisi × 40%)
  • Customer Service (20%): Rata-rata KPI seluruh CS company-wide (layanan regional).
  • Marketing / Sales (40%): Rata-rata KPI seluruh Marketing company-wide (penjualan regional).
  • Teknisi Lapangan (40%): Rata-rata KPI tim teknisi di area kerjanya (kualitas fisik).